Prabowo

Prabowo: Kekayaan Indonesia Untuk Kesejahteraan Rakyat Secara Merata

Prabowo: Kekayaan Indonesia Untuk Kesejahteraan Rakyat Secara Merata
Prabowo: Kekayaan Indonesia Untuk Kesejahteraan Rakyat Secara Merata

JAKARTA - Di tengah suasana perayaan Natal Nasional, Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan bahwa tujuan utama pemerintahannya bukan sekadar mengejar predikat negara kaya, melainkan memastikan seluruh kekayaan Indonesia benar-benar kembali kepada rakyat.

Pesan ini disampaikan bukan dalam nada janji, tetapi sebagai ajakan untuk bekerja bersama menjaga sumber daya bangsa agar tidak hanya menjadi kebanggaan, melainkan juga memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Dalam pidato di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin, 5 Januari 2026, Prabowo menegaskan bahwa perjuangan pemerintah saat ini diarahkan untuk menghadirkan rasa keadilan dalam pengelolaan kekayaan nasional. T

epuk tangan hadirin mengiringi penegasan tersebut, menandakan harapan besar agar kebijakan yang berjalan benar-benar berpihak pada rakyat.

Pengelolaan Kekayaan Untuk Seluruh Rakyat

Presiden menyoroti bahwa Indonesia sering disebut sebagai negara kaya, namun kebanggaan semacam itu tidak cukup jika kekayaan tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat luas.

" Sekarang masalahnya adalah bagaimana kekayaan ini kita jaga, kita kelola, untuk bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Ia menambahkan, perjuangan yang dilakukan pemerintah adalah menghapus kemiskinan dan kelaparan dari tanah air. Bagi Prabowo, kesejahteraan bukan slogan, melainkan amanat yang harus diwujudkan melalui kebijakan yang adil dan terukur.

“Jangan kita bangga dengan hanya kata-kata kaya, produksi ini, milik itu, tidak. Kita harus sekarang berjuang agar kekayaan itu benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Kita harus menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita harus menghilangkan kelaparan dari bumi Indonesia,” tegasnya.

Harmoni Nilai Agama Dan Tantangan Geopolitik

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyinggung bahwa ajaran untuk hidup rukun, saling membantu, dan menghindari perpecahan bukan hanya berasal dari nilai agama, tetapi juga sejalan dengan analisis geopolitik dunia.

Menurutnya, banyak pakar global menilai Indonesia sebagai negara dengan potensi sangat besar. Kekayaan alam, posisi strategis, serta keberagaman sumber daya menjadikan Indonesia dipandang sebagai salah satu negara dengan masa depan ekonomi yang kuat.

“Pakar-pakar geopolitik di dunia melihat Indonesia, Indonesia ini luar biasa. Sangat kaya. Sekarang masalahnya adalah bagaimana kekayaan ini kita jaga, kita kelola, untuk bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Ini harus kita akui,” jelas Prabowo.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa kekayaan besar kerap mengundang tantangan. Karena itu, pengelolaan sumber daya yang transparan, aman, dan berkeadilan menjadi kunci.

Peluang Indonesia Menjadi Negara Maju

Prabowo juga mengungkapkan adanya sejumlah kajian internasional yang menempatkan Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara terkaya di dunia. Potensi itu tidak datang begitu saja, melainkan bergantung pada kesanggupan bangsa menjaga persatuan dan bekerja sama membangun masa depan.

Ia menekankan bahwa perbedaan pandangan tidak seharusnya memecah solidaritas. Justru, elite politik dan masyarakat diminta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.

“Selalu saya ingin, saya ingin selalu mengajak apa pun perbedaan kita, apa pun mungkin dosa-dosa kita di masa lalu, karena kita manusia pasti penuh dosa, pasti ada kesalahan. Tapi sekarang kita harus bekerja sama, kita harus kompak, kita harus bahu-membahu. Yang kuat tarik yang lemah, yang lemah berhimpun kerja sama. Bersaing baik, tapi begitu pertandingan selesai, bersatu. Bersatu,” ujar Prabowo.

Dalam pandangannya, hanya bangsa yang solid dan saling percaya yang mampu mengubah potensi besar menjadi kesejahteraan nyata.

Nilai Persaudaraan Sebagai Fondasi Pembangunan

Momentum perayaan Natal Nasional menurut Prabowo menjadi saat yang tepat untuk kembali meneguhkan nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong. Nilai tersebut diyakini sebagai fondasi yang mampu menopang pembangunan jangka panjang, sekaligus mencegah perpecahan yang dapat merugikan kepentingan nasional.

Bagi Presiden, kesejahteraan tidak hanya terkait angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga rasa keadilan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan menikmati hasil pembangunan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kesatuan dan bekerja dengan tujuan yang sama.

Lewat pesan tersebut, Prabowo ingin menegaskan bahwa kekayaan Indonesia bukan milik sekelompok orang atau kepentingan tertentu, melainkan amanah untuk seluruh rakyat. Dengan persatuan dan pengelolaan yang bijaksana, ia meyakini Indonesia dapat melangkah lebih percaya diri menyongsong masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index